Kamis, 15 Januari 2015

Atas Nama Hatiku



Ketika jantung ini bergetar tak menentu karena sesuatu hal, menandakan bahwa jiwa dan raga menjadi satu meniupkan formula yang tak tau apa nama, bentuk, bahkan warnanya, formula ini hanya bisa dirasakan, dan didilamai sekuat kuatnya oleh suatu perasaan yang sangat tajam. Dengan ketajaman itu dapat merobek beberapa molekul dari formula menjadi partikel-partikel dan masuk
kedalam hati.
Mungkin ini yang dinamakan suatu rasa tanpa alas an, hanya ketulusan yang ada didalamnya. Tetapi yang aku tau kini, kemarin dan saat ini aku mempunyai rasa itu jauh dalam terletak didalam hati kecilku. Karena aku tau hati kecil tak pernah membohongi diriku, maka aku yakin dan aku percaya sekiranya bunga dalam hatiku ini bermekaran akupun berharap bunga yang mekar ini akan tumbuh selamanya, dan hanya ada satu jenis bunga, tak perlu ganti bahkan tumbuh bunga yang lainnya.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar